Usaha Makanan Tradisional Beserta Strategi Pengembangannya

Seiring berkembangnya zaman, kebutuhan manusia semakin bertambah. Kebutuhan tersebut meliputi kebutuhan pokok, sekunder, juga tersier. Ditambah jika orang tersebut sudah memiliki keluarga. Bertambah pula beban yang harus ditanggungnya. Terutama bagi seorang kepala rumah tangga yang bisa dibilang sebagai tulang punggung keluarga. Penghasilan seorang kepala keluarga haruslah bisa mencukupi biaya satu keluarga, yang mencakup kebutuhan rumah tangga, kebutuhan tersier lainnya, dan juga biaya sekolah bagi anak-anaknya.

            Untuk mencukupi segala kebutuhan keluarga, maka seseorang tentu harus memiliki pekerjaan. Dari segala jenis pekerjaan, kita harus dapat memilih pekerjaan yang paling “menghasilkan” yang dapat memenuhi kebutuhan, atau bahkan cukup untuk menabung. Kebanyakan orang akan memilih untuk bekerja pada orang lain, seperti PNS, swasta, atau yang lainnya. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa penghasilan seorang yang bekerja pada orang lain pastinya sudah terjatah dan segitu-segitu saja. Jumlahnya pun cenderung tidak banyak. Jika ingin mendapat pendapatan yang lebih, maka ia harus berusaha agar bisa naik pangkat. Bertambahnya pun juga tidak banyak. Tetapi, jika seseorang ingin mendapatkan uang yang banyak, satu-satunya cara adalah dengan menjadi pengusaha.

            Kenapa pengusaha? Ada banyak alasan kenapa kita harus memilih jadi pengusha. Alasan-alasan itu adalah :

  1. Kebebasan untuk Bekerja

Tentu karena jadwalnya tidak terikat, kita bisa lebih relax dalam bekerja. Wirausaha menerapkan sistem “yang mau mendapat lebih maka harus bekerja lebih”.

  • Lebih Leluasa atas Kendali Masa Depan Anda

Sebagai pengusaha, kita bisa merencanakan masa depan kita, dengan analisis peluang pengembangan usaha, maka usaha yang kita buat akan cenderung semakin sukses dari tahun ke tahun.

  • Tanggung Jawab & Pengaruh Pada Lingkungan Sekitar

Jika kita menjadi pengusaha, maka kita punya pengaruh besar dalam lingkungan tempat usaha kita.

  • Kepuasan Diri

Dengan menjadi pengusaha, semakin keras kita berusaha maka usaha kita akan semakin menghasilkan. Jadi kita bisa berpuas diri pada hasil jerih payah kita.

  • Lebih Dekat dengan Keluarga

Karena menjadi pengusaha tidak bersifat terikat seperti orang yang bekerja pada orang lain, jadi ia bisa punya lebih banyak waktu bersama keluarga.

Jika saya bisa memilih usaha apa yang akan saya buat, maka jawaban saya adalah usaha makanan.

Kenapa harus usaha makanan? Karena  selama manusia masih makan, maka bisnis usaha makanan dan minuman tak akan pernah mati. Jenis usaha makanan yang akan saya buat adalah masakan tradisional khas daerah, yang dalam hal ini adalah makanan tradisional khas Bali.  

Image result for ayam betutu
Image result for nasi goreng kesuna cekuh
Image result for lawar bali

Makanan tradisional merupakan salah satu peluang bisnis yang menjanjikan. Membuka usaha di bidang makanan tradisional.memiliki keunikan tersendiri yang tidak dimiliki bidang kuliner lainnya. Makanan tradisional selalu mendapatkan penghargaan tersendiri di hati masyarakat mengingat makanan tradisional memiliki citarasa yang kaya dan berbeda. Hal ini yang membuat makanan tradisional selalu membuat masyarakat penasaran. Rasa nostalgia juga menjadi salah satu keunggulan yang dapat ditonjolkan dari makanan tradisional. Peluang bisnis makanan tradisional yang cukup besar, membuat bisnis kuliner di bidang makan tradisional banyak dilirik oleh para pengusaha.

Untuk mengembanglkan usaha kuliner tradisional Bali, maka kita perlu melihat kemungkinannya melalui analisis SWOT nya. Analasisnya adalah sebagai berikut

A. Analisis Kekuatan (Strenght)

1) Rasa yang enak, disukai dan punya rasa khas.

2) Harga jual bersaing.

3) Bebas bahan kimia dan pengawet.

Hal yang perlu dilakukan setelah analisis:

1. Terus mempertahankan kualitas rasa, jangan sampai berubah.

2.  Usahakan terus untuk mempertahankanharga bersaing.

3. Makin menonjolkan keunggulan yang akan dipasarkan tidak memakaibahan pengawet dan dijamin sehat.

B. Analisis Kelemahan (Weakness)

1.  Ukuran tidak terlalu besar karena memakai bahan yang asli.

2.  Tidak tahan lama karena tidak memakai pengawet.

Hal yang perlu dilakukan setelah analisis:

1. Tonjolkan pada bentuk bakwan yang indah dan unik sehingga walaupun tak besar, tapi memiliki keunikan tersendiri yang dapatmenarik pembeli.

2. Memperhitungkan jumlah produk yang dapat dijual untuk satu hari sehingga tidak bersisa dan tetap tidak menggunakan pengawet.

C. Analisis Kesempatan (Opportunity)

1. Dapat melayani pesanan pesta atau katering.

2.  Dapat membuka toko bakwan malang yang mangkal.

Hal yang dapat dilakukan setelah analisis:

1. Mempersiapkan dan mulai menawarkan bakwan malang pada katering yangmembutuhkan.

2. Mulai membuat rencana untuk membuka usaha bakwan malang yang mangkal.

D. Analisis Ancaman (Threat)

1.  Makin banyak pesaing muncul jika bakwan laris.

2.  Kemungkinan dapat jatuh-jatuhan harga.

Hal yang dapat dilakukan setelah analisis :

1. Mencari pelanggan sebanyak-banyaknya.

2. Mempertahankan kualitas dan jangansembarangan menaikkan harga karena persaingan ketat.

Image result for rumah makanan khas bali
Image result for rumah makanan khas bali

Leave a comment